Perhatikan contoh berikut;
CH4 + 2 O2 -> CO2 + 2H2O
Keterangan:
· Spesies disebelah kiri anak panah disebut sebagai reaktan dan
sebaliknya disebut sebagai produk
· Angka di depan setiap molekul disebut sebagai koefisien
reaksi, koefisien reaksi diperlukan untuk membuat jumlah atom
(reaktan dan produk) seimbang atau jumlahnya sama.
Bagaimana kita membaca suatu persamaan raksi kimia berikut?
2H2 + O2 -> 2H2O
Reaksi diatas dapat dibaca sebagai berikut:
“2 mol gas hidrogen akan tepat bereaksi dengan 1 mol gas oksigen
membentuk 2 mol air”
Atau karena 1 mol H2 = 2 gr, dan 1 mol O2 = 32, dan 2 mol H2O = 34
gr maka reaksi diatas dapat juga dibaca sebagai:
“2 gram gas hydrogen akan tepat bereaksi dengan 32 gram gas
oksigen membentuk 34 gram air”
Jadi koefisien reaksi bisa menyatakan perbandingan mol zat-zat
yang bereaksi



0 komentar:
Posting Komentar